-
Apa saja khasiat dari Noni?
Salah satu penelitian yang paling dibicarakan tentang Noni juice adalah survei yang dilakukan oleh Dr. Neil Solomon terhadap 25.314 pengguna sari buah Noni dari 80 negara dengan melibatkan 1.227 ahli kesehatan. Penelitian yang Ia lakukan berfokus pada TAHITIAN NONI Juice karena merupakan produk yang paling banyak dikonsumsi pada saat itu. Hasil surveinya menunjukkan bahwa sari buah Noni membantu pemulihan sejumlah penyakit berikut: Tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes tipe 1 & 2, sakit jantung, stroke, kanker, tumor, lesu, peningkatan daya seksual, penguatan otot, kegemukan (obesitas), perokok, arthritis, nyeri, depresi, alergi, masalah pencernaan, masalah pernapasan, sulit tidur (insomnia), lemah konsentrasi, peningkatan perasaan sehat, kestabilan mental, sakit ginjal, dan stres. Dari laporan konsumen, biasanya perubahan mulai terasa setelah pemakaian teratur selama 1 minggu-3 bulan pemakaian.
-
Apakah ada efek samping dari produk Noni juice?
Sejauh ini, belum ada efek samping serius yang dilaporkan. Tapi ada beberapa orang yang mengalami diare pada 1-2 hari pertama, tapi hal itu tidak dialami oleh semua orang. Hal ini merupakan proses detoksifikasi (pengeluaran racun dalam tubuh) dan setiap orang akan mengalami proses detoksifikasi yang berbeda-beda.
-
Apakah Noni juice bisa dikonsumsi bersamaan dengan obat medis atau herbal lain?
Noni Juice bisa dikonsumsi dengan obat herbal atau obat medis lain dengan ketentuan memberi selang waktu konsumsi 1-2 jam. Tujuannya agar dapat memantau efek samping dari kombinasi pengobatan yang sedang dijalankan.
-
Apakah Noni juice aman bila dikonsumsi oleh ibu hamil?
Noni juice aman dikonsumsi oleh ibu hamil, malah sangat bagus untuk ibu yang sedang hamil dan janin. Biasanya ibu hamil mengalami peningkatan tekanan darah yang disebabkan oleh stres. Darah tinggi sewaktu hamil karena tekanan pada pembuluh darah, dapat menyebabkan kejang atau kram dan bila sudah parah dapat mengakibatkan keracunan pada janin. Noni juice dapat membantu menstabilkan tekanan darah sehingga menghindari kejang atau kram pada ibu hamil. Dengan stabilnya tekanan darah dari sang Ibu, janin sendiri akan terhindar dari keracunan dan menghindari kemungkinan lahir prematur karena tekanan darah ibu sudah dinormalkan.
-
Apakah Noni juice aman bila dikonsumsi oleh anak-anak?
Noni juice aman dikonsumsi bayi, balita, dan anak-anak. Yang patut diperhatikan, dosis bagi anak-anak diberikan lebih sedikit daripada orang dewasa.
-
Kandungan apa saja yang terdapat dalam Noni juice?
Buah Noni mengandung suatu jenis alkaloid yang baru-baru ini ditemukan yang disebut ''seronin'. Seronin bekerja untuk memodifikasi dan menguatkan struktur protein dalam sel-sel tubuh kita. Noni juga mengandung sejenis kumpulan ''polisakarida'' yang bisa menstimulasi dan meningkatkan sistem kekebalan alami tubuh serta dapat merangsang tubuh untuk memproduksi ''nitrit oksida'' yang dapat membantu melawan tumor, infeksi virus, bakteri, dan parasit. Dengan demikian, Noni juice dapat bertindak sebagai katalis dalam tubuh sehingga dapat merangsang fungsi-fungsi alami tubuh untuk mencapai dan mendapatkan kesehatan yang optimal. Dicapainya peningkatan kesehatan secara alami membuat konsumsi Noni juice sebagai pelengkap yang bagus untuk diet jenis apa pun atau untuk memperoleh kesehatan yang prima.
-
Adakah pantangan sewaktu mengonsumsi Noni juice?
Sebaiknya menghindari kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol, kopi, dan rokok bila sedang mengonsumsi sari buah Noni, agar kinerja dari kandungan Noni juice bisa berjalan maksimal.
-
Berapa dosis yang dianjurkan dalam mengonsumsi Noni Juice?
Noni juice bukanlah obat medis, tetapi adalah minuman kesehatan jadi tidak ada dosis khusus. Akan tetapi pada umumnya untuk pencegahan terhadap penyakit, orang dewasa dianjurkan meminumnya: @50 ml, 2 kali/hari, sedangkan untuk anak-anak @2 sendok makan, 2 kali/hari. Untuk membantu penyembuhan, orang dewasa meminumnya: 50-100 ml, 3 kali/hari dan anak-anak: @2-4 sendok makan, 3 kali/hari.
-
Bagaimana cara mengetahui produk Noni juice yang berkualitas dan terjangkau?
Carilah produsen yang langsung menjual ke konsumen sehingga harganya jauh lebih ekonomis. Pilihlah produk Noni juice yang mengandung 100% Noni juice alami, bukan produk Noni juice dicampur sari buah lainnya. Ditinjau dari segi khasiat, pilihlah produk yang menggunakan buah Noni jenis Morinda citrifolia yang telah terbukti bermanfaat dan didukung oleh berbagai penelitian ilmiah.
Konsultasi dan pemesanan, silahkan menghubungi:
SMS/Tlp/Line/WA: 085731379051
Pin BB: 7CAC560B
Kami menyediakan Tahitian Noni dan produk Morinda lainnya ASLI & TERJAMIN
AGEs Care, TruAge Community, Tahitian Noni, Maxidoid, Fiber Blend, Prominvit, AGE Therapy Gel
Tampilkan postingan dengan label kanker usus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker usus. Tampilkan semua postingan
Kamis, 11 Agustus 2016
Tanya-Jawab Seputar Tahitian Noni
Label:
AGEs,
anti inflamasi,
apa itu AGEs,
apa itu iridoid,
fiber blend,
info kesehatan,
inspirasi kesehatan,
kanker,
kanker payudara,
kanker usus,
maxidoid,
prominvit,
protein,
tahitian noni,
terapi tahitian noni
Senin, 12 Oktober 2015
[ Inspirasi Kesehatan: Inilah Peran Tahitian Noni dalam mengatasi Kanker Usus secara Alami -1/3-]
Tahitian Noni adalah minuman jus alami berbahan dasar buah Noni terbaik
yang ada di wilayah Tahiti. Dalam segala proses pembuatan sangat dijaga
kualitas produknya. Telah didukung oleh berbagai penelitian
internasional dan teruji secara Human Clinical Studies (pengujian produk
langsung ke tubuh/organ manusia, bukan hewan). Banyak masyarakat terbantu kesehatannya dengan Tahitian Noni.
Tidak hanya mampu menyembuhkan kanker usus, tetapi juga jenis kanker
lainnya dan jenis penyakit lainnya. Kok bisa?? Berikut analisis
kesehatannya:
1. Tahitian Noni mengandung bioaktif Damnacanthal, EpiGaloCatesingalate
(EGCg), Monoterpen, Antraquinon, yang masing-masing berfungsi untuk:
- Menghambat emboli sel-sel kanker, mengambat interaksi antar sel-sel kanker, memblok ikatan antar sel-sel kanker.
-Menghambat MMPs (metaloproteinase). MMPs merusak ECM (Extra Cellular Matriks) sehingga sel-sel kanker dapat bermetastase. Dengan menghambat MMPs, artinya sel-sel kanker tidak akan dapat bermetastase.
-Menghambat proses aromaterase (proses perubahan androgen adrenal menjadi estrogen sehingga kadar estrogen di dalam darah meningkat). Dengan dihambatnya aromaterase, maka kadar estrogen di dalam darah tidak meningkat.
menghambat protein G dan memblok reseptor estrogen sehingga menghentikan proliferasi dan memicu apoptosis.
- Menghambat angiogenesis dengan cara menghambat VEGF (Vascular Endhotelial Growth Factor) dan BFGF (Basic Fibroblast Growth Factor)
2. Tahitian Noni dapat mengoptimalkan imunitas tubuh, dengan cara:
- induksi NO dan iFg untuk proses fagositosis. Fagositosis adalah proses yang dilakukan sel tubuh untuk menelan kemudian mencerna partikel nutrisi /bakteri. Merupakan bagian yang sangat penting dari fungsi sel tubuh. Sel-sel tubuh akan mengambil nutrisi yang penting untuk melindungi diri dari bakteri berbahaya.
- induksi NO dan iFg untuk proses fagositosis. Fagositosis adalah proses yang dilakukan sel tubuh untuk menelan kemudian mencerna partikel nutrisi /bakteri. Merupakan bagian yang sangat penting dari fungsi sel tubuh. Sel-sel tubuh akan mengambil nutrisi yang penting untuk melindungi diri dari bakteri berbahaya.
- Induksi TNF (Tumor Necrosis Factor), yaitu untuk membunuh sel kanker.
-Induksi NK (Natural Killer) dan sel limfosit T ( sitolitik sel kanker.
-Produk siliposakarida, yaitu untuk meningkatkan respon imun.
3. Tahitian Noni mengandung Proxeronin = Iridoid aglikon
Tahitian Noni dapat memulihkan fungsi dan struktur sel dengan cara mengaktifkan dan meningkatkan fungsi berbagai protein seluler bersama dengan antioksidan.
Tahitian Noni dapat memulihkan fungsi dan struktur sel dengan cara mengaktifkan dan meningkatkan fungsi berbagai protein seluler bersama dengan antioksidan.
4. Tahitian Noni dapat menghambat proses mutagenesis dan karsinogensis.
Itulah keempat proses kerja Tahitian Noni di dalam tubuh untuk menyembuhkan kanker usus dan juga kanker-kanker lainnya.
Tahitian Noni & Maxidoid adalah minuman jus alami, bukan obat kimia, sehingga aman untuk konsumsi tiap hari dan jangka panjang. Tidak hanya baik untuk menyembuhkan penyakit, tetapi juga baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh kita, orang tua kita, keluarga, teman, maupun sahabat, karena menjaga lebih baik daripada mengobati!! Bantu ceritakan ke orang-orang yang membutuhkan informasi ini.
Konsultasi kesehatan / produk: 085731379051, pin BB 7CAC560B.
Jangan Lupa Like & Share ke keluarga & teman-teman. Berbagi informasi kesehatan ke orang-orang tersayang :)
Label:
bioaktif,
iridoid,
kanker,
kanker usus,
kanker usus besar,
maxidoid,
mengobati kanker usus,
mengobati penyakit kanker,
obat alami,
tahitian noni,
terapi tahitian noni
Jumat, 02 Oktober 2015
Inspirasi Kesehatan: Cari Tahu tentang Kanker Usus Yuk!!
Kanker usus besar atau kanker kolorektal, kanker usus buntu adalah salah satu dari bentuk kanker yang paling umum dan penyebab kedua kematian yang disebabkan oleh kanker di dunia Barat. Kanker usus besar menyebabkan 655.000 kematian di seluruh dunia setiap tahun (data per Agustus 2015).
Banyak kanker usus besar yang diketahui berasal dari polip adenoma pada usus dan penumpukan tinja akibat konstipasi yang terlalu lama. Perkembangan polip tersebut kadang-kadang berkembang menjadi kanker. Kanker usus besar merupakan salah satu kanker ganas diantara kanker ganas lainnya. Angka kematian di seluruh dunia mencapai 608.000 orang dan hampir 60% terjadi di negara berkembang. Di AS, 50.000 lebih didiagnosa sebagai kanker usus besar setiap tahunnya dan penyebab kematian nomor dua di AS. Di Indonesia, kanker usus sering ditemukan dan termasuk dalam 10 besar kanker tersering dan termasuk 5 besar kanker mematikan dengan jumlah yang meningkat. Dan usia penderita semakin muda.
Faktor-faktor penyebab kanker usus besar:
1. Diet yang buruk, yaitu tinggi lemak, junk food, dan protein, serta rendah serat. Konsumsi daging merah dan daging olahan meningkatkan risiko kanker usus sebesar 35%.
2. Merokok. Perokok aktif memiliki risiko kanker usus sebesar 1,5-3kali.
3. Konsumsi alkohol
4. Obesitas
5. Usia: rentang usia >50 tahun beresiko menderita kanker usus.
6. Riwayat keluarga menderita kanker usus atau polipusus.
7. Riwayat menderita kanker sebelumnya, seperti kanker ovarium, kanker payudara, kanker rahim memiliki resiko terkena kanker usus.
8. Riwayat menderita kelainan usus, seperti radang usus.
9. Perubahan gen: penderita kanker usus besar mengalami perubahan gen, yaitu: Hereditary Nonpolyposis Colon Cancer (HNPCC).
Proses terjadinya kanker usus besar:
Diet tinggi lemak dan rendah serat --> meningkatkan bakteri anaerob (bakteri jahat) memproduksi karsinogen dan lemak hewani memadat pada temperatur tubuh --> feses menjadi padat --> waktu transit di dalam usus kian lama --> sehingga banyak zat racun diabsorpsi dan gesekan feses yang padat membuat lapisan dinding usus mudah lecet --> terjadi peradangan --> kanker usus.
Gejala kanker usus:
1. Sulit BAB (sembelit) atau diare tanpa sebab yang jelas
2. BAB dengan darah akibat pendarahan usus besar
3. Sakit perut yang hebat
4. Berat badan turun dan mudah lelah
5. Perut terasa penuh (kembung) dan rasa ingin muntah.
6. Anemia akibat pendarahan kronis.
7. Nyeri saat BAB dan rectum terasa penuh walaupun telah BAB
8. Melena (BAB berdarah)
Langganan:
Postingan (Atom)
