Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 September 2015

Inspirasi Kesehatan: TruAge Body Fiber Blend Atasi Darurat Obesitas dan Penyakit Lainnya


Seperti yang disinggung dalam artikel sebelumnya, saat ini banyak orang yang mengeluhkan permasalahan kelebihan berat badan. Terlebih saat kita mulai menginjak usia 20 tahunan, hormon-hormon di dalam tubuh kita akan bereaksi secara cepat terhadap asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan tubuh akan mudah mengalami kegemukan atau kenaikan berat badan yang tidak sehat. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa saat ini permasalahan kelebihan berat badan hingga pada tingkat obesitas juga sudah dialami oleh anak-anak dan orang dewasa karena faktor genetik ditambah dengan pola hidup yang tidak sehat. Itulah mengapa tidak heran jika akhir-akhir ini dikatakan Darurat Obesitas.

Pola makan yang tidak sehat (baik dari segi kualitas makanan hingga pada porsi makanan yang dikonsumsi) seringkali menjadi penyebab kelebihan berat badan. Pola makan tersebut adalah banyak mengkonsumsi makanan berlemak dan berkolesterol, tanpa mengkonsumsi buah dan sayur. Hal tersebut dapat meningkatkan resiko terkena penyakit darah tinggi, jantung dan stroke. Selain itu, mengkonsumsi banyak gula juga merupakan salah satu yang termasuk pola makan tidak sehat dan hal tersebut sangat jarang sekali kita perhatikan. Mengkonsumsi banyak gula dapat meningkatkan resiko penyakit diabetes, obesitas, dan terbentuknya AGEs.  AGEs (advanced glycation end-products) adalah komponen berbahaya dalam tubuh yang telah terbukti sebagai penyebab utama penuaan dan berbagai masalah kesehatan. AGEs berasal dari dua sumber yaitu gula dan protein berlebih yang bergabung.

 
Apa itu TruAge Body Fiber Blend?

TruAge Body Sugar Stop, yang di Indonesia dikenal dengan Fiber Blend, merupakan serat kompleks alami yang menghambat penyerapan gula sebelum berubah menjadi lemak dan AGEs. Fiber Blend adalah salah satu perpaduan unik dari bahan-bahan alami yang dimaksudkan untuk melawan lemak, kolesterol, dan pembentukan AGEs (Advanced Glycation End-products). Fiber Blend sebagai produk unggulan dalam TruAge Morinda yang baru, yang dirancang untuk membantu tubuh manusia melawan senyawa berbahaya yang ditemui setiap hari. Lebih utamanya lagi, Fiber Blend memainkan peranan pendukung yang kuat untuk menurunkan berat badan secara sehat dan selanjutnya menghindari kita dari ancaman obesitas.


Apa saja Kandungan TruAge Body Fiber Blend?

Kandungan TruAge Body Fiber Blend terdiri dari berbagai bahan alami, yaitu: mango fruit powder, carrot vegetable powder, stevia leaf extract, noni fruit pulp, medium chain triglycerides, natural flavor, beta carotene yang berfungsi menghilangkan lemak secara alami di dalam tubuh. TruAge Body Fiber Blend juga mengandung psyillium husk fiber yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

Selain itu, TruAge Body Fiber Blend juga mengandung White kidney bean extract (seperti kacang merah yang berwarna putih). Banyak yang belum mengetahui tentang kandungan ini. White kidney bean extract berfungsi mencegah gula berlebih terserap di dalam tubuh. Gula yang biasa kita konsumsi, molekul-molekulnya terikat satu sama lain. Setelah masuk didalam darah, enzim didalam tubuh memisahkan ikatan tersebut, yang kemudian gula diserap di dalam tubuh. White kidney bean extract mencegah ikatan molekul gula berlebih terlepas, sehingga tidak dapat terserap (memblokir penyerapan gula) dan keluar dari tubuh kita. Ini berfungsi sebagai penekan nafsu makan yang efektif yang dapat membantu menjaga kadar gula darah dan kolesterol pada tingkat yang sehat. Hal ini dikarenakan tidak semua asupan gula yang masuk ke dalam tubuh kita harus diserap seluruhnya. 

Tubuh kita membutuhkan asupan gula yang cukup pada kadar tertentu saja. Sehingga apabila gula yang masuk ke dalam kita diserap seluruhnya, maka kadar AGEs di dalam tubuh kita akan meningkat, lalu akan menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit, seperti diabetes, berbagai jenis kanker, alzheimer, obesitas, berat badan yang tidak sehat akan meningkat, jantung, stroke, dan lain-lain. Di sinilah peran zat bioactive Iridoid yang terkandung di dalam seluruh produk TruAge Morinda, salah satunya Fiber Blend. Zat bioactive Iridoid ini mampu menekan kadar AGEs di dalam tubuh dan mampu menjaga ketahanan tubuh hingga ke inti sel DNA (repair DNA) serta menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit langsung ke akar masalah, bukan hanya menyembuhkan gejalanya.    


Bagaimana Cara Kerja TruAge Body Fiber Blend?

1. Memperlambat penyerapan gula dan lemak sehingga pembakaran gula dan lemak bisa optimal sesuai dengan kadar yang diperlukan tubuh. 
2. Memblokir penyerapan gula berlebih yang tidak diperlukan tubuh dan mengeluarkannya dari tubuh beserta zat-zat berbahaya lainnya.
3. Menjaga gula darah tetap stabil.
4. Membuang lemak dan sampah metabolik.
5. Melawan pembentukan AGEs
6. Kenyang lebih lama serta menekan rasa lapar.


Uji Klinis TruAge Body Fiber Blend

Beberapa Uji Klinis sudah membuktikan potensi Fiber Blend. Morinda melakukan 2 Uji Klinis Fiber Blend secara terpisah. Percobaan pertama berlangsung selama 90 hari dan hasilnya, TruAge para peserta rata-rata turun 7 tahun dan berat badan merekapun rata-rata turun 8,5kg. Karena percobaan tersebut berakhir pada bulan Desember, tidak ada satu pesertapun yang berat badannya naik kembali.
Percobaan kedua masih berlangsung dan saat ini adalah minggu ke-10. Masing-masing peserta telah berhasil menurunkan TruAge mereka dan berat badan mereka rata-rata turun 9,1kg. Para peserta melaporkan bahwa mereka mengalami penurunan keinginan untuk mengonsumsi gula dan setiap peserta di kedua percobaan tersebut menyatakan bahwa energi mereka meningkat. Selain uji klinis Morinda tersebut, ribuan penelitian telah menunjukkan bahwa AGEs menjadi penyebab utama penyakit diabetes, jantung, Alzheimer dan berbagai penyakit lainnya.

“Kami sangat bersemangat karena memiliki produk baru ini sebagai garis depan upaya kami dalam melawan AGEs,” kata Wakil Presiden Pemasaran Morinda, Shon Whitney. “Kami telah melihat hasil yang fenomenal dari masing-masing Uji Klinis kami dan menyaksikan beberapa kehidupan berubah menjadi lebih baik. Dikombinasikan dengan produk TruAge Max (yang di Indonesia bernama Maxidoid), kami percaya bahwa Sugar Stop (Fiber Blend) akan memberikan cara terbaik dan paling inovatif untuk meningkatkan kesehatan, mengatur berat badan dan mencegah efek AGEs terhadap user.”





Video of TruAge Body Morinda: Fiber Blend

Info dan Pemesanan:
085731379051, pin BB: 7CAC560B

Minggu, 06 September 2015

Inspirasi Kesehatan:Mengenal Perbedaan Otak Laki-Laki dan Perempuan

Otak kiri mengatur bagian tubuh sebelah kanan, bekerja untuk mengingat kata-kata, matematika, verbal, logis, fakta, analisa, syair, nyanyian, lineal, detail dan lebih teratur.

Sedang otak kanan cenderung kepada kreatif, warna,artistik, visualisasi, intuisi, gagasan, khayalan, holistik, music, bentuk dan ruang.

1. Otak kiri pada perempuan berkembang lebih cepat daripada laki-laki
Pada usia 0-6 tahun otak kanan dan kiri perempuan tumbuh dengan kecepatan yang berimbang.
Sedangkan pada laki-laki otak kanan berkembang lebih cepat daripada perempuan. Meski demikian, otak kanan laki-laki berkembang lebih cepat daripada otak kiri perempuan..

Tak heran jika pada usia sekolah banyak perempuan mendapat ranking di kelasnya, lebih cepat kemampuan membaca dan menulisnya.

Anak laki-laki yang mungkin merasa kurang dalam lisan, kesenian dan matematika merasa terintimidasi dan akhirnya lebih senang membuat kekacauan dan keributan. Semoga dengan mengetahui fakta ini bunda lebih bisa memahami anak laki-lakinya dan tidak membedakan dengan saudara perempuannya.

2. Pada usia 6-12 tahun otak kanan dan kiri laki-laki akan mulai berkembang dan baru berkembang beriringan menginjak usia 18 tahun.

Pada usia itulah laki-laki akan menduduki posisi penting semisal ketua senat, ketua BEM, memimpin orasi dan lain sebagainya.

Sedang perempuan akan kembali ke fitrah yakni menjadi seksi konsumsi, bendahara, sekretaris, dan sebagainya.
Mungkin inilah yang menjadi alasan mengapa di beberapa negara di luar negeri anak laki-laki dan perempuan belajar di tempat terpisah.

Anak laki-laki akan belajar dengan praktik secara langsung menggunakan komputer, robotic, dll sedang anak perempuan akan cukup meski belajar hanya dengan kertas dan buku.

3. Otak perempuan terhubung lebih baik dan otak pria dibuat untuk pekerjaan khusus.
DR. Rober Groski, ahli neurologi dari Universitas California, Los Angeles menemukan bahwa corpus collosum pada otak perempuan lebih tebal daripada laki-laki sehingga perempuan mampu mengerjakan berbagai pekerjaan yang tidak saling berhubungan dalam satu waktu.

Kita sering menyebutnya multitasking. Maka wajar jika seorang ibu bisa saja menggoreng tempe sambil menyuapi si kecil dan menemani kakak belajar sembali sesekali melirik smart phonenya.

Berbeda dengan laki-laki yang hanya bisa menekuni satu hal.  Dan ketika ia sedang berkonsentrasi, tanpa disadari pendengaranya akan menurun. Menurun ya, bukan berkurang.

Jika anak laki-laki atau suami bunda tak menyahut panggilan ketika ia sedang serius maka saatnya bunda bilang, “Wow…laki banget!” hehe.

Stop memanggil berulang-ulang karena hanya akan menghabiskan energi.  Datangi dan colek bahunya saja mungkin lebih efektif.  Mungkin hal ini berkaitan pula dengan sudut pandang.

Perempuan memliki sudut pandang yang lebar sedang laki-laki bersudut pandang lurus namun panjang.

4. Letak emosi
Pada laki-laki umumnya terletak di sebelah kanan yang berarti perasaan dapat bekerja secara terpisah dari fungsi-fungsi otak yang lain.

Contoh laki-laki berdebat dengan kata-kata di otak kiri tanpa emosional.  Pada perempuan, titik emosi tersebar pada kedua belahan otak.

Perasaannya menjadi lebih aktif serempak bersama dengan fungsi otak lain. Contoh : perempuan bisa menangis ketika mengganti ban yang kempes

5. Otak kanan perempuan tersusun untuk bereaksi dengan orang dan wajah-wajah sedang otak laki-laki pada benda dan bentuknya.

Jika suami lebih senang mengotak-atik laptopnya ketimbang melihat wajah Anda, bukan berarti wajah Anda tidak cantik!

6. Cara menyimak laki-laki dan perempuan
Di sepuluh menit pertama, perempuan bisa berkali-kali berubah ekspresi.  Contoh ketika secara tak sengaja bertemu dengan teman sekolahnya di pusat perbelanjaan. Pasti sangat hebring dengan ucapan semisal “Ehh Apa kabar??” “Ah Masa sih??”” Iya gitu??” “Hihi bisa aja jeng” dan ucapan yang senada diikuti dengan mimik serta gestur yang berubah-ubah pula.

Laki-laki cenderung datar dan kurang ekspresif. Maka lebih bijak bagi para bunda untuk menunggu selama 10 menit sebelum mengajak suami mengobrol sepulang kerja.

7. Perempuan menginginkan hubungan dan kerjasama laki-laki menginginkan kekuasaaan kedudukan dan bersaing.

Pernahkan Anda melihat seorang laki-laki dalam suatu seminar berkata pada temannya, “Ke kamar mandi yuk..!” Pasti tidak ya! Laki-laki akan fokus, ke kamar mandi ya ke kamar mandi.

Perempuan yang memang menyukai hubungan biasanya mengajak temannya pergi ke toilet. Belum kalau sedang mengantri, melihat teman sebaya yang juga sedang mengantri di sebelah pasti tak tahan untuk bilang, “dari mana mbak?”

8. Wanita menghargai hubungan dan laki-laki menghargai pekerjaan
Jika wanita tidak bahagia dalam hubungan keluarga maka ia tak dapat berkonsentrasi pada pekerjaannya,
sebaliknya laki-laki tidak dapat memusatkan perhatiannya pada keluarganya jika ia tak bahagia dalam pekerjaannya

9. Beberapa perbedaan laki-laki dan perempuan
– Laki-laki lebih suka berterus terang sedang perempuan tidak.
Contoh : “Bunda marah ya?” “Enggak!”
– Laki-laki bicara apa adanya,
perempuan dengan perasaan

– Bila curhat, perempuan hanya ingin didengar,
laki-laki menawarkan solusi

– Perempuan mungkin kesulitan membaca peta atau petunjuk jalan,
laki-laki tahu arah dengan pasti

– Berbelanja adalah kegembiraan bagi wanita
namun sebuah teror bagi laki-laki

– Perempuan butuh bicara jika tertekan
sedang laki-laki tidak

Itulah perbedaan mendasar antara laki-laki dan perempuan. Silahkan share ke temanmu jika kamu anggap artikel ini bermanfaat.